Jasa Kesehatan

18 April 2018
           Perdagangan dan transaksi jasa kesehatan di dunia telah berkembang pesat akibat globalisasi dua dekade terakhir ini. Perkembangan pesat tersebut ditandai dengan meningkatnya mobilitas profesi tenaga ahli kesehatan dari satu negara ke negara lain yang sifatnya sementara atau permanen. Mobilitas profesional bidang kesehatan tersebut didorong oleh keinginan tenaga kerja untuk mencari kondisi lingkungan kerja dan sistem pengupahan yang lebih tinggi di negara lain. Globalisasi jasa kesehatan juga meningkatkan arus investasi di jasa manajemen rumah sakit, jasa asuransi kesehatan dalam rangka mencari pasar baru yang memiliki tingginya permintaan.
        Saat ini, terjadi pertumbuhan tren negara-negara di dunia untuk membentuk wisata medis berstandar internasional untukmenjaring kalangan pasien dari negara lain (WTO). Hingga kini, terdapat hanya 50 negara anggota WTO yang telah mengikuti perundingan jasa kesehatan terutama subsektor manajemen rumah sakit dan perundingan liberalisasi mobilitas tenaga profesi bidang kesehatan seperti dokter, perawat, dan apoteker
        Subsektor dari jasa kesehatan menurut WTO adalah pelayanan jasa rumah sakit. Jasa kesehatan menurut WTO tidak memasukkan jasa profesi kesehatan seperti dokter, perawat dan profesi kefarmasian ke dalam kategori jasa kesehatan. Hal ini disebabkan profesi kesehatan telah masuk di klasifikasi jasa bisnis. Walaupun begitu, jasa profesi kesehatan dan pelayanan rumah sakit saling berkaitan dan tidak dapat terpisahkan dalam pengembangannya