ASEAN - Kemitraan Uni Eropa

30 May 2018
Hubungan dan kerja sama informal antara ASEAN dan Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE), pendahulu European Union (EU) / Uni Eropa (UE), berawal pada tahun 1972, selanjutnya kerja sama ASEAN - UE diresmikan dalam pertemuan para Menteri Luar Negeri ASEAN ke-10, tanggal 5-9 Juli 1977. Kerjasama antara ASEAN dan UE ditandatangani pada tanggal 7 Maret 1980 di Kuala Lumpur, Malaysia. Kerjasama ini meliputi bidang perdagangan, ekonomi dan kerjasama teknis di bawah koordinasi Komite Gabungan Kerjasama (Joint Cooperation Committee/JCC).

Perundingan kerja sama di bidang ekonomi antara ASEAN dan UE dilakukan pada tingkat Senior Economic Official Meeting (SEOM) sebanyak 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun dan 1 (satu) kali dalam setahun pada tingkat ASEAN Economic Ministers (AEM) dengan EU Trade Commissioner serta kerja sama antara ASEAN dan EU yang terbentuk adalah ASEAN-EU Work Program on Trade and Investment antara lain yaitu ARISE, ARISE Plus, e-READI dan COMPASS.

Perundingan kerja sama ASEAN dengan UE dimulai atas rekomendasi dari 5 (lima) kali pertemuan Vision Group on ASEAN EU Economic Cooperation yang antara lain melakukan studi pendekatan dan pandangan mengenai masa depan ASEAN–EU FTA dan prakarsa untuk dimulainya penjajakan awal mengenai kelayakan secara kualitatif dan kuantitatif. Menindaklanjuti hal tersebut, Menteri Ekonomi ASEAN dan Komisioner Perdagangan UE sepakat untuk memulai proses negosiasi sebagaimana dituangkan dalam Joint Ministerial Statement of the ASEAN Economic Ministers (AEM) and the EU Trade Commissioner on the Launch of the Negotiations for ASEAN – EU FTA tanggal 4 Mei 2007 di Brunei Darussalam. Disepakati pula untuk membentuk Joint Committe yang bertugas menyusun modalitas, program kerja dan kerangka waktu negosiasi FTA antara ASEAN dan EU. Perbedaan tingkat ekonomi dan pengalaman negosiasi FTA antara ASEAN dan EU serta isu Hak Asasi Manusia (HAM) di Myanmar yang merupakan alasan pertemuan Joint Committee ASEAN-EU FTA dihentikan untuk sementara sejak tanggal 5-9 Maret 2009 di Kuala Lumpur, setelah dilaksanakan 6 (enam) putaran pertemuan.

Dalam rangka meningkatkan kerja sama dan mengidentifikasi kesempatan  bisnis dan investasi yang akan dikembangkan antara EU dan ASEAN telah dimulai Pertemuan the 1st ASEAN-EU Business Summit tanggal 5 Mei 2011 di Jakarta. Pertemuan yang telah dilaksanakan 6 (enam) kali, merupakan diskusi antara stakeholder, pelaku usaha dengan pemerintah, yang dapat memberikan rekomendasi kepada pemerintah dalam mengambil kebijakan.

Reaktivasi perundingan ASEAN-EU FTA disepakati dalam Pertemuan ke-15 Menteri AEM dengan EU Trade Commissoner tanggal 10 Maret 2017 di Manila, Filipina. Selanjutnya, ASEAN dan EU masih membahas draft framework for the future ASEAN-EU FTA telah dilaksanakan 2 (dua) kali dalam Pertemuan ASEAN EU-FTA Joint Working Group (JWG). Pembahasan draft framework for the future ASEAN-EU FTA mencakup usulan area-area ASEAN yang selama ini sudah ada dalam kerja sama ASEAN dan Mitra FTAnya juga membahas 4 (empat) usulan baru dari EU yaitu (i) Energi dan Bahan Baku, (ii) Transparansi Peraturan, (iii) Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan (iv) Perdagangan dan pembangunan berkelanjutan.

Daftar Dokumen