Jasa Konstruksi

18 April 2018
        Konstruksi merupakan salah satu industri tertua dari semua jenis industri, yang memiliki peran sebagai kegiatan ekonomi utama dari awal peradaban manusia sampai hari ini. Konstruksi tidak hanya menyediakan infrastruktur untuk industri lain (migas, komunikasi, transportasi, pertanian, dll), tetapi dapat dipandang sebagai salah satu sektor tunggal besar dalam perekonomian. Hubungannya yang erat dengan pekerjaan umum (public works) dan pembangunan, konstruksi dianggap sebagai industri strategis yang penting untuk menciptakan lapangan kerja dan mempertahankan pertumbuhan ekonomi. Konstruksi sendiri secara umum dapat dipahami sebagai segala bentuk pembuatan/pembangunan infrastruktur (jalan, jembatan, bendung, jaringan irigasi, gedung, bandara, pelabuhan, instalasi telekomunikasi, industri proses, dan seterusnya) serta pelaksanaan pemeliharaan dan perbaikan infrastruktur. Di samping itu, konstruksi juga dapat dipahami berdasarkan kerangka perspektif sektor jasa.
           World Trade Organization (WTO) telah memasukkan jasa konstruksi ke dalam salah satu daftar klasifikasi sektor jasa menurut dokumen nomor MTN.GNS/W/120 Tahun 1991. Pada dokumen yang bertajuk “Services Sectoral Classification List” tersebut, sektor jasa konstruksi mencakup pekerjaan konstruksi umum untuk bangunan gedung, pekerjaan konstruksi umum untuk teknik sipil, instalasi dan perakitan serta pekerjaan finishing bangunan gedung.