Bangladesh

20 July 2019

     


INDONESIA-BANGLADESH PREFERENTIAL TRADE AGREEMENT (IB-PTA)


LATAR BELAKANG

Pertemuan Pendahuluan (Preliminary Meeting) Indonesia-Bangladesh PTA telah dilaksanakan di Jakarta pada 17 Januari 2018 dan secara resmi perundingan Indonesia-Bangladesh PTA (IB-PTA) diluncurkan di Dhaka pada 28 Januari 2018 di sela-sela Kunjungan Kenegaraan Presiden RI ke Bangladesh. Kedua negara telah menyepakati Terms of Reference (ToR) pada November 2018 dan telah menyelenggarakan pertemuan pertama TNC IB-PTA pada 27 Februari 2019 di Dhaka, Bangladesh.


CAKUPAN

Cakupan dalam perjanjian IB PTA hanya meliputi Perdagangan Barang (Trade in Goods).


PERKEMBANGAN

  1. Pada kunjungan Presiden RI ke Bangladesh 28 Januari 2018, kedua Menteri Perdagangan menandatangani Joint Ministerial Statement on the Launching of the Negotiations for Indonesia-Bangladesh PTA menandai dimulainya proses perundingan PTA.
  2. Indonesia dan Bangladesh telah melaksanakan Perundingan Pertama Trade Negotiating Committee (TNC) Indonesia-Bangladesh PTA pada tanggal 27 Februari 2019 di Dhaka, Bangladesh dan menyepakati timeline dan workplan perundingan IB PTA.
  3. Pertemuan Kedua TNC IB-PTA akan dilaksanakan pada 22-23 Juli 2019 di Bali, Indonesia.


CHIEF NEGOTIATORS DAN TARGET PENYELESAIAN PERUNDINGAN

  1. Perundingan TNC IB-PTA dipimpin oleh Direktur Perundingan Bilateral Kementerian Perdagangan untuk Indonesia dan Additional Secretary (Head of FTA Wing) of the Ministry of Commerce of Bangladesh untuk Bangladesh. 
  2. Perundingan IB-PTA direncanakan akan diselesaikan pada semester pertama  tahun 2020.

MANFAAT IB-PTA BAGI INDONESIA

Meningkatkan ekspor dan daya saing produk Indonesia di pasar Bangladesh dengan adanya pengurangan tarif di Bangladesh yang masih tinggi yang menjadi salah satu hambatan bagi eksportir Indonesia.