Sekilas ASEAN

18 April 2018
ASEAN didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967 melalui penandatanganan Deklarasi Bangkok di Thailand. Lima negara pendiri ASEAN adalah: Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, dan Filipina.  Menyusul berikutnya sebagai anggota ASEAN adalah Brunei Darussalam (1984),  Vietnam (1995), Laos dan Myanmar (1997), dan Kamboja (1998). Sejak disahkannya Piagam ASEAN pada tahun 2007, ASEAN telah bertransformasi menjadi organisasi berbasis kawasan yang bekerja di bawah payung hukum bersama. Piagam ASEAN menjadi tolok ukur penting terhadap ambisi ASEAN untuk menjadi organisasi regional yang relevan dengan situasi perkembangan politik, baik di kawasan Asia Tenggara maupun kawasan Asia Pasifik.

Selama lima dasawarsa ASEAN berdiri (1967-2017) telah banyak capaian dan dedikasi yang diberikan oleh ASEAN kepada negara anggotanya. ASEAN telah terbukti mampu menghadapi berbagai tantangan di tingkat regional maupun global. ASEAN berhasil menjaga keamanan, dan stabilitas di kawasan dan mencegah potensi konflik terbuka di kawasan, sehingga dimungkinkan untuk menjadi engine of growth, daya tarik investasi dan pembangunan ekonomi yang unik. Suasana perdamaian dan stabilitas yang diciptakan ASEAN telah memacu pertumbuhan ekonomi negara anggota lebih baik daripada rata-rata pertumbuhan dunia. Berdasarkan Piagam ASEAN, ditetapkan cetak biru (blueprint) Masyarakat ASEAN yang dibangun di atas tiga pilar: Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Masyarakat Politik-Keamanan ASEAN, dan Komunitas Sosial Budaya ASEAN.

Daftar Dokumen