Masyarakat Ekonomi ASEAN

18 April 2018
Implementasi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) diwujudkan dalam cetak biru MEA 2015 yang terdiri atas empat pilar yaitu : 1) Penciptaan pasar tunggal dan basis produksi dengan arus bebas barang, jasa, investasi, dan tenaga kerja terampil; 2) Kawasan yang berdaya saing tinggi ; 3) Pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan merata; dan 4) Mengintegrasikan ASEAN ke dalam ekonomi global. Integrasi ekonomi ASEAN terus bergerak dan berkembang sangat dinamis baik di lingkungan internal maupun eksternal. Untuk itu cetak biru MEA 2015 bertransformasi menuju integrasi selanjutnya yang dituangkan dalam cetak biru MEA 2025  untuk mewujudkan MEA yang lebih terintegrasi secara komprehensif. Cetak Biru MEA 2025 disusun terdiri atas 5 (lima) pilar yakni: (1) Ekonomi yang Terintegrasi dan Terpadu, (2) ASEAN yang Kompetitif, Inovatif dan Dinamis, (3) Peningkatan Konektivitas dan Kerja sama Sektoral, (4) ASEAN yang Tangguh, Berorientasi dan Berpusat pada SDM, dan (5) ASEAN yang Global.‎ Di masa yang akan datang, diharapkan ASEAN dapat terus memperkuat kerja sama lintas sektor dan lintas pilar untuk mencapai implementasi MEA 2025, antara lain e-Commerce, Good Regulatory Practices, Global Value Chain (GVC), ASEAN Food Safety Regulatory Framework, dan ASEAN Business Travel Card. ASEAN juga memiliki visi untuk mewujudkan integrasi ekonomi antar kawasan dan ekonomi global melalui kerja sama dalam bentuk perdagangan bebas (Free Trade Area/FTA) dengan Negara Mitra Dialog (ASEAN-China, ASEAN-Jepang, ASEAN-Korea, ASEAN-India, ASEAN-Australia dan Selandia Baru, serta ASEAN-Hong Kong), maupun kerja sama kemitraan dengan  Negara-negara Mitra Strategis, yaitu Amerika Serikat, ASEAN-Kanada, ASEAN-Uni Eropa, dan ASEAN-Rusia.

Daftar Dokumen