ASEAN - Korea

30 May 2018
PENDAHULUAN
ASEAN - Korea Free Trade Area (AKFTA) merupakan perjanjian perdagangan internasional yang melibatkan negara-negara  ASEAN dan Korea Selatan. Kerja sama ekonomi ini berusaha mewujudkan perdagangan  bebas dan memperlancar arus barang dan modal. Kerja sama ini menjalankan prinsip-prinsip perdagangan internasional yang dipromosikan oleh World Trade Organization.

LANDASAN HUKUM
Kerja sama ini berawal pada tahun 1989 ketika pemerintah Korea Selatan dan Pemerintah Negara-negara anggota ASEAN menginisiasi sebuah forum dialog yang membangun berbagai rencana kerja sama hingga akhirnya Korea Selatan  menjadi salah satu Negara yang menjadi partner dialog ASEAN pada tahun 1991. 

Kerjasama antara kedua pihak kemudian berlanjut pada pertemuan KTT ASEAN-Korea bulan Nopember 2004 di Vientiane, Laos. Para Kepala Negara/Pemerintahan ASEAN dan Korea Selatan menyepakati “Joint Declaration on Comprehensive Cooperation Partnership between ASEAN and Korea, establishing ASEAN-Korea Free Trade Area” sebagai landasan hukum bagi pembentukan ASEAN and Korea Free Trade Area Framework Agreement.

Persetujuan Penyelesaian Sengketa AKFTA selanjutnya ditandatangani para Menteri Ekonomi ASEAN dan Korea pada tanggal 13 Desember 2005 di Kuala Lumpur, Malaysia. Persetujuan Perdagangan Barang AKFTA ditandatangani pada tanggal 24 Agustus 2006 di Kuala Lumpur, Malaysia, sedangkan Persetujuan Jasa AKFTA ditandatangani pada saat KTT ASEAN di Singapura tahun 2007 dan Persetujuan Investasi ASEAN Korea ditandatangani pada KTT ASEAN Korea pada bulan Juni 2009 di Jeju Island, Korea. 

AKFTA telah menjadi sebuah persetujuan FTA yang komprehensif dengan telah ditandatanganinya persetujuan-persetujuan dibidang perdagangan barang, perdagangan jasa dan investasi. Saat ini ASEAN dan Korea sedang membahas isu-isu implementasi dalam skema AKFTA, dan upaya untuk meningkatkan kerja sama bidang ECOTECH.

PELUANG
  • Menghapus tarif dan hambatan non tarif secara progresif dalam semua perdagangan barang secara substansial.
  • Meliberalisasikan perdagangan jasa secara progresif dengan cakupan sektor yang substansial.
  • Membentuk suatu regim investasi yang terbuka dan kompetitif yang memfasilitasi dan mendorong investasi.
  • Memberikan perlakuan khusus dan berbeda untuk Negara-negara Anggota ASEAN mengenai Kerjasama Kemitraan Menyeluruh antara ASEAN dan Korea serta elemen-elemen utama yang terkait dengan hal tersebut.
  • Memberikan fleksibilitas untuk menyampaikan bidang-bidang sensitif atas barang, sektor jasa, dan investasi berdasarkan prinsip timbal balik dan saling menguntungkan.
  • Membentuk langkah-langkah fasilitasi perdagangan dan investasi yang efektif.
  • Memperluas kemitraan ekonomi ke dalam bidang-bidang baru.

MANFAAT
  • Memperkuat dan meningkatkan kerjasama ekonomi, perdagangan dan investasi antara Para Pihak.
  • Meliberalisasikan dan meningkatkan perdagangan barang dan jasa secara progresif serta menciptakan rezim investasi yang transparan, liberal dan fasilitatif.
  • Menggali bidang-bidang baru dan mengembangkan langkah-langkah yang sesuai untuk kerjasama dan integrasi ekonomi yang lebih erat.
  • Memfasilitasi integrasi ekonomi yang lebih efektif untuk negara-negara anggota ASEAN yang baru dan menjembatani kesenjangan pembangunan diantara para pihak.
  • Membentuk suatu kerangka kerjasama untuk lebih memperkuat hubungan ekonomi antara para pihak.

Daftar Dokumen