ASEAN - Hong Kong, China FTA

30 May 2018

PENDAHULUAN
ASEAN-Hong Kong FTA (AHKFTA) bertujuan mewujudkan kerja sama perdagangan yang lebih efektif dan saling menguntungkan di antara negara anggota ASEAN dan Hong Kong. Selain melaksanakan komitmen penghapusan/penurunan tarif, persetujuan ini juga mencakup kerja sama di bidang peningkatan kapasitas, terutama untuk negara anggota ASEAN agar mampu memanfaatkan kerja sama ini dengan baik, khususnya dalam menjadikan Hong Kong sebagai transit ekspor ke negara-negara lain.

LANDASAN HUKUM
Para Menteri Ekonomi ASEAN dan Menteri Perdagangan Hong Kong, Edward Yau telah menandatangani Persetujuan Perdagangan Bebas dan Investasi ASEAN-Hong Kong pada tanggal 12 November 2017 di Manila, Filipina. Penandatanganan yang disaksikan oleh Sekjen ASEAN, Pejabat Senior dan seluruh delegasi Negara ASEAN dan Hong Kong ini merupakan babak baru bagi perekonomian kedua pihak.

Indonesia telah menandatangani Persetujuan AHKFTA pada KTT ASEAN bulan November 2017, dan saat ini, Indonesia sedang melakukan prosedur domestik bagi ratifikasinya. Perjanjian ini berlaku (entry into force) apabila 4 (empat) AMS dan Hong Kong telah menyelesaikan proses ratifikasi dan melakukan notifikasi. Entry into force (EIF) ditagetkan berlaku untuk seluruh pihak per 1 Januari 2019.

Hal-hal yang tercakup dalam perjanjian tersebut antara lain perjanjian perdagangan barang, Rules of Origin, Prosedur cukai dan fasilitasi perdagangan, Sanitary and Phytosanitary Measures, Standards, Technical Regulations and Conformity Assessment Procedures, Trade Remedies, perdagangan jasa, Economic and Technical Co-operation, Intellectual Property, General Provisions and Exceptions, Institutional Provisions Consultations and Dispute Settlement, Final Provisions.

ASEAN dan Hong Kong telah menyelesaikan Work Programme yang akan menjadi panduan untuk mengimplementasikan Bab ECOTECH dari Perjanjian AHKFTA.

PELUANG.

  • Meningkatkan kinerja perdagangan antara ASEAN dan Hong Kong, China.
  • Indonesia dapat memanfaatkan kerja sama teknik dan ekonomi di bidang professional services; peningkatan kapasitas UMKM; kerja sama bea cukai; fasilitasi perdagangan dan logistik; serta  e-commerce.
  • Memberikan transparansi kepada para pelaku usaha terkait komitmen jadwal penurunan tarif ASEAN-Hong Kong, China FTA.


MANFAAT

  • Mewujudkan fasilitasi perdagangan antara Negara Anggota ASEAN dan Hong Kong, China secara lebih efektif.
  • Meningkatkan kerja sama ekonomi dalam Economic and Technical Cooperation (ECOTECH) Work Programme yang fokus pada professional services; peningkatan kapasitas UMKM; kerja sama bea cukai; fasilitasi perdagangan dan logistik; serta e-commerce.
  • Menerapkan komitmen jadwal penurunan tarif dalam kerangka persetujuan perdagangan barang AHKFTA.

Navigasi