APCC

18 April 2018

 ASIAN AND PACIFIC COCONUT COMMUNITY (APCC)

 

LATAR BELAKANG     

APCC merupakan organisasi kerjasama negara-negara produsen kelapa di kawasan Asia Pasifik. Anggota APCC berjumlah 15 negara yaitu: Federated States of Micronesia, Fiji, India, Indonesia, Kiribati, Malaysia, Marshall Islands, Papua Nugini, Filipina, Samoa, Solomon Islands, Sri Lanka, Thailand, Vanuatu, dan Vietnam. Kantor APCC terletak di Jakarta.


Fungsi APCC adalah meningkatkan kerjasama dalam bidang produksi, pengolahan, pemasaran dan penelitian, antara lain melalui pertukaran informasi, statistik, program dan proyek, guna meningkatkan produksi dan produktivitas kelapa. Jenis-jenis sidang APCC adalah:

a)      Annual Session

b)      Cocotech Meeting: forum ini diselenggarakan 2 tahun sekali dan dihadiri para ahli di bidang perkelapaan dari negara produsen dan konsumen; processor/eksportir; traders; importir; petani; serta organisasi internasional lainnya. Terakhir, Cocotech Meeting ke-45 telah dilaksanakan di Kochi, India tanggal 2-6 Juli 2012.

 

PERUNDINGAN APCC

APCC telah menyelenggarakan International Workshop on Quality Standards of Coconut Products tanggal 5-6 Agustus 2009 di Jakarta. Workshop menghasilkan harmonisasi dan rekomendasi untuk membentuk APCC Quality Standards terhadap 15 produk kelapa. Pada Sidang APCC ke-47 ditetapkan bahwa standar APCC untuk 15 jenis produk kelapa hanya digunakan sebagai referensi atau pedoman bagi negara-negara anggota APCC yang ingin menyusun dan mengembangkan standar kualitas nasionalnya.


Negara Anggota APCC memproduksi 8,5 juta MT kopra atau sekitar 81,4% dari total produksi dunia pada tahun 2012. Produksi kelapa dunia meningkat 5% dari tahun 2011 dan diperkirakan akan meningkat 6,4% atau sebesar 11,19 juta MT di tahun 2013. Ekspor produk kelapa terbesar adalah coconut oil (CNO) yang sebagian besar berasal dari Filipina dan Indonesia.