Penutupan Perundingan Putaran Pertama Indonesia-Turki CEPA Trade In Goods Negotiation

Putaran Pertama Perundingan Indonesia-Turki Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-T CEPA) telah diselesaikan hari ini, Selasa (9/1). Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Iman Pambagyo bersama Director General for the EU Affairs, Ministry of Economy of the Republic of Turkey, Murat Yapici, melakukan Joint Minute Signing of The 1st Round of Trade in Goods Negotiations I-T CEPA yang berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta. Dirjen PPI dalam sambutan penutupannya mengatakan bahwa perundingan I-T CEPA diyakini akan meningkatkan nilai ekspor Indonesia ke Turki secara signifikan dengan eliminasi hambatan perdagangan antar kedua negara, baik tarif maupun non-tarif.

Perundingan IT-CEPA diharapkan selesai sesegera mungkin sesuai mandat kedua Kepala Negara pada bulan Juli 2017 yang menargetkan nilai perdagangan kedua negara sebesar USD 10 miliar pada tahun 2030. Perundingan akan dilakukan dengan pendekatan bertahap (incremental), di mana fokus awal kedua pihak adalah penyelesaian kesepakatan di bidang perdagangan barang. Hal ini dilakukan untuk mempercepat implementasi sehingga dapat segera dimanfaatkan eksportir Indonesia.

Total perdagangan Indonesia-Turki pada tahun 2016 mencapai nilai USD 1,33 miliar dengan ekspor Indonesia sebesar USD 1,02 miliar dan impor sebesar USD 311,1 juta (surplus bagi Indonesia sebesar USD 712,9 juta). Turki merupakan negara tujuan ekspor non migas ke-28 dan negara asal impor non migas ke-34 bagi Indonesia pada tahun 2016.